Pendaftaran merek Dagang di Tengah Pandemi Covid- 19

Pandemi membuat beberapa orang berkreasi. Jumlah registrasi merk hadapi kenaikan pandemi Covid- 19.

Bagi Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Freddy Harris mengatakan kalau permohonan registrasi merk hadapi kenaikan di tengah pandemi Covid- 19.

Freddy menuturkan, pada periode Januari sampai Juni 2020, permohonan registrasi kekayaan intelektual, antara lain permohonan merk, paten, paten simpel, serta desain industri menggapai 42. 501 permohonan.

Sedangkan itu buat permohonan merk, jumlahnya sebesar 35. 980 permohonan. Angka tersebut bertambah dibanding tahun kemudian yang cuma 33. 543 permohonan pendaftaran merek .

Freddy berkata, sepanjang pandemi Covid- 19 grupnya sudah menuntaskan 100. 000 sertifikat merk, di mana 90. 000 sertifikat di antara lain sudah dikirim lewat pesan elektronik.

Ada pula 10. 000 sertifikat lagi dicari alamatnya.

Freddy pula mengantarkan kalau Penerimaan Negeri Bukan Pajak( PNBP) DJKI pada semester 1 tahun ini berjumlah Rp387 miliyar. Angka tersebut hadapi kenaikan dibandingkan tahun kemudian yang cuma sebesar Rp300 miliyar.

Freddy menargetkan, grupnya dapat mengumpulkan PNBP sebanyak Rp700 hingga Rp800 miliyar sampai akhir 2020.

Baca juga : Tidak Hanya Nikel, Kemenko Marves Dorong Eksplorasi Bauksit Dan Tembaga

Dalam peluang itu, Freddy pula mengantarkan harapannya supaya 20 persen dari 64, 1 juta jumlah UMKM yang terdapat di Indonesia bisa lekas mendaftarkan pelindungan kekayaan intelektualnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *